fbpx

Bantu Naikkan Omzet, Kemenparekraf Asah Skill Pelaku Ekraf Danau Toba

Toba: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya meningkatkan kemampuan penjualan dan pemasaran pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Danau Toba secara digital melalui bimbingan teknis.

Adapun bimbingan ini merupakan bentuk nyata peran Kemenparekraf dalam peningkatan kemampuan di bidang pemasaran digital, trust and branding identity, serta pemahaman pajak untuk menguatkan pelaku ekraf.

Koordinator Pemasaran Fesyen, Desain, dan Kuliner Kemenparekraf Andy Ruswar berharap program ini membuat para pelaku ekonomi kreatif dapat menjalankan bisnisnya lebih baik dan berkembang pesat.

“Serta bukan hanya penjualan konvensionalnya saja, melainkan penjualan melalui media online-nya juga, dan sebagai bentuk digitalisasi ekonomi kreatif,” ujar dia, dalam keterangan resminya, Selasa, 27 April 2021. 

Andy mengatakan program bimbingan Beli Kreatif Danau Toba ini bertujuan untuk meningkatkan level bisnis pelaku ekraf dan menghasilkan pelaku ekraf yang potensial, berkualitas dan siap dipasarkan. Beli Kreatif Danau Toba merupakan bentuk bantuan Kemenparekraf terhadap pelaku kreatif yang terdampak covid-19. Hal ini sebagai upaya untuk memperkuat Danau Toba sebagai destinasi super prioritas.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Toba menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf yang telah melaksanakan bimbingan teknis Beli Kreatif Danau Toba ini, peluncuran Beli Kreatif Danau Toba ini sudah dilaksanakan di Desa Silalahi, Kabupaten Dairi pada 22 Februari 2021,” tambah Wakil Bupati Toba Tonny Simanjuntak.

Tonny menuturkan, Beli Kreatif Danau Toba juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap pembelian produk Sumatra Utara (Sumut), khususnya dari kawasan Danau Toba. Dia mengatakan, melalui Bimbingan Teknis Beli Kreatif Danau Toba ini, para peserta pelaku ekonomi kreatif diharapkan dapat meningkatkan pengetahuannya untuk mendukung pemasaran melalui digital marketing untuk memasarkan produknya, perluasan pasar ke dalam marketplace yang bertujuan untuk meningkatkan omzet dari pelaku kreatif.

“Pelaku kreatif dapat naik kelas dengan menatap peluang yang ada, untuk itu kami harapkan pelaku ekonomi kreatif dapat kreatif, inovatif, dan produktif dengan melakukan peningkatan kualitas, peningkatan kuantitas serta melaksanakan kontinuitas produknya,” jelasnya.

Selama satu bulan, program Beli Kreatif Danau Toba sudah terlihat perkembangannya. Kendala dari segi penjualan di lapangan tidak terlalu terasa, hal ini terbukti dengan adanya peningkatan penjualan selama program berjalan, dan perkembangan penjualan.

“Bukan hanya ada peningkatan omzet saja, namun juga ada penambahan aset digital dalam penjualan, seperti sosial media yang digunakan untuk penjualan dan marketplace yang sebelumnya tidak ada menjadi ada, sebelumnya satu menjadi dua dan seterusnya,” tuturnya.

Bimbingan teknis kali ini merupakan kegiatan ketiga dan menjadi program berkelanjutan supaya pelaku keraf terus termotivasi untuk menjual produk mereka meski kondisi ekonomi belum pulih. Selain program digitalisasi pemasaran, bimbingan teknis juga memberikan pengetahuan perpajakan bagi para pelaku ekraf.

Salah seorang pelaku ekraf Toba, Julina Marta Hutapea, 39, pemilik Dapur Dainang yang memproduksi Sambal Mie Gomak, Hare Toba dan The Sasagun mengatakan sangat terbantu dengan adanya Bimtek Beli Kreatif Danau Toba ini.

“Kita semakin memahami pentingnya pemasaran produk secara digital untuk meningkatkan omzet ekraf. Selama ini memang sudah kita lakukan penjualan secara online dengan menggunakan media Facebook dan Instagram pribadi namun hasilnya belum maksimal,” ujar Marta.

Dirinya meyakini, melalui bimbingan teknis ini maka pelaku ekraf akan semakin memahami peluang pengembangan usaha lewat digitalisasi yang semakin terbuka lebar dengan banyaknya sarana marketplace yang bisa dimanfaatkan pelaku ekraf untuk memasarkan produknya.

Sumber: https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/ybJW2MAk-bantu-naikkan-omzet-kemenparekraf-asah-skill-pelaku-ekraf-danau-toba

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin