fbpx

Kenali Sensasi Pedas Bumbu Andaliman Khas Tanah Batak

Sejak dahulu kala, Indonesia sudah dikenal dengan kekayaan rempah-rempahnya yang berlimpah. Terdapat banyak jenis rempah dari beberapa daerah berbeda, dengan ciri khasnya masing-masing. Termasuk salah satu yang terkenal adalah rempah andaliman khas Tanah Batak, Sumatera Utara. Jenis tanaman andaliman memiliki tinggi sekitar 3 sampai 8 meter dan tumbuh di daerah pegunungan dengan tinggi 1.400 m dari permukaan laut.
Bagi kamu yang berasal dari Sumatera Utara dan sudah pernah mencoba, pasti rasanya tidak asing lagi di lidah. Namun, banyak juga yang masih kurang familiar dan belum pernah merasakan nikmatnya bumbu khas Batak satu ini.

Andaliman merupakan rempah yang berasal dari kelompok kulit buah jenis zanthoxylum acanthopodium atau kelompok jeruk-jerukan. Bentuknya kecil bergerombol mirip buah lada atau merica dan sering disebut dengan rempah tuba. Di Indonesia, jenis rempah spesial ini hanya digunakan untuk masakan khas suku Batak, Sumatera Utara saja. Namun di luar negeri, andaliman banyak digunakan untuk masakan Asia Timur dan Asia Selatan.
Andaliman memiliki cita rasa pedas dan menggigit sehingga kerap menimbulkan rasa kebal dan getir di lidah. Untuk itu, sebaiknya penggunaan andaliman dalam suatu hidangan hanya dipakai secukupnya saja agar tidak merusak cita rasa masakan yang nantinya terasa terlalu pedas. Bumbu andaliman seringkali menjadi bumbu utama dalam masakan arsik ikan mas bumbu kuning atau saksang gulai daging babi. Namun bisa juga digunakan untuk masakan lain seperti sambal andaliman, mie gomak, ayam goreng bumbu andaliman atau terong balado bumbu andaliman.

Aromanya kuat seperti citrus atau lemon segar, karena memang berasal dari keluarga rumpun buah jeruk, seperti yang sudah disebutkan di atas. Sehingga khasiatnya pun hampir sama dengan jeruk, yakni mengandung antioksidan, vitamin C dan E alami yang berfungsi menjaga daya tahan tubuh. Aroma jeruknya yang kuat biasa digunakan masyarakat Batak untuk menghilangkan bau amis ikan, daging dan ayam. Selain itu, andaliman juga mengandung senyawa minyak atsiri dan alkaloid yang berfungsi sebagai antimikroba.

Karena mengandung zat antioksidan dan antimikroba, andaliman dipercaya dapat dijadikan bahan pengawet alami untuk menggantikan pengawet sintetik. Selain itu, bisa juga digunakan sebagai insektisida dalam menghambat pertumbuhan serangga dan hama. Jika mencari di pasar tradisional, andaliman umumnya dijual dalam bentuk utuh atau bubuk seperti merica.

Agar mendapatkan bumbu Andaliman yang baik dan berkualitas, pilih yang teksturnya kering, tidak lembab dan aromanya tidak menyengat. Setelah itu, simpan bumbu andaliman dalam toples yang kering, bersih dan kedap udara, untuk menjaga keawetan dan ketahanannya.

Alangkah baiknya bila kita bisa ikut melestarikan, mempromosikan dan mempopulerkan bumbu kuliner warisan nenek moyang kita terdahulu, sebagai salah satu jejak sejarah perjalanan bumbu masakan Indonesia.
Aneka makanan dan camilan hasil racikan bumbu andaliman khas Sumatera Utara bisa kamu temukan di sini: https://belikreatifdanautoba.belikreatiflokal.id/kuliner/. Teruslah berkarya para pelaku ekonomi kreatif Beli Kreatif Danau Toba karena kami selalu Bangga Buatan Indonesia.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Recent News